My king's mafia

My king's mafia

Ayesha Rani

0

Diumurku baru menginjak usia 1 bulan aku ditinggalkan begitu saja didepan panti asuhan oleh orang tuaku. Entah apa alasannya yang pasti semua itu berdampak pada masa depanku. Namaku Easter joana usiaku sekarang menginjak 20 tahun. Pekerjaanku sebagai pembunuh bayaran. Dan aku memiliki impian mambangun sebuah keluarga kecil yang harmonis. Sungguh ironis bukan. 

Seorang wanita yang dicampakan keluarganya, bekerja sebagai pembunuh bayaran lalu menginginkan sebuah keluarga yang harmonis apakah salah? Adakah seorang lelaki yang mau hidup dengan pembunuh sepertiku? Entahlah semua tergantung takdir. 

Yahh benar takdir yang membawaku kepada impianku. Tidak masuk akal tapi itulah yang terjadi. 


Jam menunjukan pukul 08.00 pagi aku bangun dan melanjutkan pekerjaan rumah yang tertunda kemarin karna misi ku. Setelah semuanya selesai aku membersihkan diri dan pergi kekantor. Entah kenapa hari ini mood ku sangat buruk seperti akan terjadi suatu hal padaku.

Aku memandangi kaca dan melihat diriku sendiri 

" Entahlah mungkin hanya perasaanku saja".

" Huft hari - hari yang sangat melelahkan, tapi aku tak boleh menyerah demi kehidupanku dan juga impianku" 

Setiap kali aku menyebut impianku disitu aku selalu tersenyum membayangkan diriku menikah dengan seseorang yang mencintaiku. Lalu diperlakukan layaknya ratu dirumah, mempunyai  3 anak tampan dan cantik. 

"Hahhh menghayal dipagi hari membuatku ingin segera memiliki impian itu. Yang harus aku lakukan sekarang adalah menyelesaikan kontrakku secepatnya dan aku bebas" 


Dikantor... 

"Ya bos siapakah targetku sekarang?!" 

Brakk (melempar dokumen target) 

"Selesaikan secepatnya!! Pembayaranmu akan diproses asistenku. Sudah itu saja dan pergi dari kantorku!!" 

"Baik terimakasih"

Begitulah bosku orang yang pemarah. Sebebarnya tidak hanya saja dulu aku terlibat pertikaian dengannya dan berakhir bosku dirumah sakit. Mungkin dia masih marah padaku atau dendam entah lah tapi aku sudah minta maaf kepadanya. Dan sekarang tugasku hanyalah membunuh untuk menghidupi diriku sendiri. 

Nama korban samuel direktur perusahaan mabel terkenal. Dia memiliki beberapa kasus pelecehan anak dibawah umur dan korupsi uang perusahaan. 

"Memang zaman sekarang mereka melakukan apa saja demi uang!! Sungguh ironis dunia sekarang". 

Seperti biasa jika targetku seorang pria maka akulah yang akan menjadi umpan dan menyelesaikan nya sendiri. Pasti tidak akan jauh dari hal berbau mesum. 

" Tepat sekali pikiranku. Setiap hari minggu dia pergi ke kasino dekat dermaga. Huftt sudah berapa kali aku harus menangani orang seperti ini? Menyusahkan! Dan aku benci pemabuk. Semua aku lakukan hanya demi uang!"


Tepat dilokasi kasino 

"Lumayan megah tempatnya. Sedikit bersenang - senang mungkin bisa mengurangi moodku yang sedang buruk".

"Halo nona ada yang bisa saya bantu?" 

"Apakah anda memiliki kartu masuknya nona?" 

"Tentu, ini".

"Silahkan masuk dan bersenang - senang lah"

"Sesuai dengan harganya cukup mewah untuk kalangan bawah sepertiku masuk kesini. Semua pejabat tinggi dan artis ternama juga berkumpul disini memang apapun bisa dilakukan dengan adanya uang". Ujarku tersenyum

"Adakah yang bisa saya bantu nona? Ingin pesan apa?"

"Hmm ya berikan aku tequila satu dan salad buah".

"Baik nona tunggu sebentar" 

"Gotchaa.... Aku menemukan targetku!" 

Memang kalau dilihat - lihat pria selalu merasa kurang dengan satu wanita. Lihatlah dia bersenang- senang dengan para jalang tidak memikirkan bahwa hidupnya sedang terancam. 

"Pesananmu nona".

"Baiklah terimakasih". 

"Sama - sama nona, jika ada yang diperlukan bisa panggil saya di bar". 

" Tentu dan ini uang tip untukmu. Kau sangat sopan".

"Terimakasih nona".