
Rhea menggeleng. "Ortu gue nggak pernah maksain nilai bagus. Tapi kalau mau jadi analis, gue harus dapet nilai bagus. Itung-itung menjamin masa depan gue." Ronal diam. Ia sempat berpikiran bahwa Rhea sama dengan siswa lainnya yang ambisius terhadap nilai agar membanggakan orang tuanya. Tapi gadis itu tidak demikian. Lantas perkataan Bobi mampir dalam ingatan Ronal. "Tapi nggak semua anak juga belajar untuk orang tua mereka." Dalam diam, untuk pertama kalinya Ronal membenarkan hal itu. Tapi ada perihal lain yang menganggu pikirannya. Apa impiannya? *** Bisa dibilang, Rhea benar-benar sedang berada dalam titik tersial dalam hidupnya. Cewek yang dikenal anti-cowok itu harus duduk sebangku dengan cowok saat ujian Penilaian Akhir Semester. Bukan sembarang cowok, Rhea harus menghadapi seseorang yang berada pada urutan kelima dalam daftar siswa paling nakal di sekolahnya. Cowok sekaligus kakak kelasnya itu bernama Ronal. Tetapi, selama 7 hari, Rhea menyadari sesuatu. Ada sesuatu yang tersembunyi di balik kenakalan Ronal. Rhea pun tak bisa mencegah dirinya untuk tidak bersimpati atau bahkan menahan perasaannya...

Wasiat ibunya (yang bersumber dari ramalan) berkata bahwa Arkana Pradito akan berjodoh dengan seorang gadis yang memiliki sebuah ‘tanda’ rahasia. Berhubung Arka tak acuh dengan semua yang berbau ramalan, cowok itu tak pernah ambil pusing, apalagi memikirkan siapa jodohnya kelak. Ia justru cenderung jutek ketika ada beberap cewek yang mencoba dekat dengannya. Sedangkan Vanna adalah cewek periang yang tidak terpengaruh oleh pesona Arka. Okelah, Arka emang punya wajah di atas rata-rata. Tapi, kepribadian Arka terasa menyebalkan di matanya. Kalau disuruh memilih, Vanna lebih suka dengan kakak Arka, si Arga, yang jelas lebih baik dan bikin dia nyaman. Keduanya bertemu dalam beberapa peristiwa yang secara tidak langsung membuktikan bahwa cinta bisa lebih powerful ketimbang ramalan atau apapun...

Pacaran? Juwi bilang, nggak pacaran pun kita masih tetap happy Pacaran? Kata Rizal, pacaran itu perlu, bisa juga dicoba dulu. Pacaran? Faiz tak mengizinkan, aku bisa saja terluka karenanya. Pacaran? Menurut Halimah, semua jawaban itu terserah padaku. *** Berdiri di Jembatan Kedung Larangan, aku menunggu dia. Kami sudah berjanji bertemu di sini. Suara truk, mobil, dan kendaraan lalu-lalang di belakangku. Bising. Kuhela napas panjang. Aku harus mantap. Inilah pilihanku. Pacaran? Aku...

“Ternyata lo bisa juga ya tersenyum. Kirain cuma bisa tidur.” Gue tergelak. Gue sama sekali tak menduga Alana akan mengatakan itu. “Berarti gue sangat terkenal di sekolah.” “Sangat. Saking terkenalnya, satu sekolah tahu di mana tempat biasa lo mangkal untuk tidur.” “Benarkah?” “Iya. Kenapa sih lo suka banget tidur di sekolah?” Dan, ini adalah obrolan pertama gue dengan seorang cewek. Gue jarang bisa ngobrol dengan cewek selama dan sedekat ini. Bahkan hampir tidak pernah sama sekali. Alana satu-satunya cewek yang gue ajak bicara. *** Gara dan Alana seperti berasal dari dua kutub yang berbeda. Sikap, cara pandang, bahkan cara ngomongnya berbeda. Keduanya nggak bisa dibilang kayak kucing dan anjing, tapi keduanya punya sederet argumen bagi terciptanya jarak. Hanya ada beberapa hal yang membuat keduanya tertaut: cokelat (meski dengan cara menikmati yang berbeda karena Gara lebih suka cokelat hangat dan Alana suka cokelat dingin), kompetisi olimpiade, dan sebuah luka yang menganga. Luka dari masa lalu yang bahkan bukan milik mereka berdua...

Hana yang sudah menikah diajak menghadiri reuni oleh suaminya, Irza. Hana menolak, tapi Irza memaksanya ikut supaya bisa meluruskan masalah hatinya dengan Juli, cinta pertama Hana. Juga supaya Irza tidak merasa bahwa pernikahan mereka didasari oleh cinta sepihak. Tapi, justru reuni itu membuat Hana mengingat masa lalunya. Memindai kenangan-kenangannya bersama cinta pertamanya. Lalu, akankah reuni tersebut dapat meluruskan segalanya yang belum selesai? Ataukah justru menyelesaikan takdir Hana dan Irza?

“Apa yang bikin lo suka sama dia?” "Dia cantik." "Cih, lo nggak pernah denger, ya? Kalau cantik itu relatif?" *** Apa yang akan kamu lakukan saat kamu menemukan sebuah surat di dalam lokermu? Surat? Iya, surat. Terlebih surat itu tidak ada nama pengirimnya. Jadi, apakah ini adalah surat rahasia seperti di film-film romantis?

Perempuan bergaun merah itu selalu hadir dalam mimpi Keenan. Hadir membawa potongan-potongan kejadian yang tidak Keenan mengerti. Tapi entah mengapa, gadis bergaun merah itu justru menuntunya bertemu dengan Diva. Seorang gadis yang hampir saja jatuh dari atap gedung sekolah. Bagai sebuah pesan tersirat yang ingin disampaikan, ada hubungan apa antara gadis bergaun merah itu dengan dirinya dan Diva?

“Kak, emangnya aku beneran naksir sama Kak Mel – eh, cewek itu, ya?” Mendengar pertanyaan itu membuat Alea menepuk dahinya sendiri sambil tertawa terbahak-bahak. Andra hanya menghela napas, menunggu tanggapan dari kakaknya. Setelah tawanya reda, Alea menatap Andra sembari mengulas senyum lebar. “Oke. Ada beberapa poin yang bisa buat kamu sadar, apakah kamu beneran suka sama dia atau nggak.” Andra menyimak dengan begitu seksama. “Kamu bakalan salah tingkah tiap kali ketemu sama dia. Kamu juga rasanya pengen natap dia terus. Hal-hal sekecil apa pun yang dia perbuat, pasti terasa menarik di mata kamu.” Andra melipat kedua tangannya di depan dada. Matanya berpencar ke segala arah, sementara otaknya berpikir ke mana-mana. Kalau dipikir-pikir, saat pertemuan di halte bus, Andra gugupnya bukan main. Lalu, belakangan ini rasanya dia pengen lihat Melody terus. Andra juga suka merhatiin gerak-gerik Melody secara diam-diam. “Selanjutnya, poin terpenting, dia selalu ada dalam pikiran kamu. Bikin kamu uring-uringan, sampai bikin kamu nggak fokus sama semua kegiatan kamu.” Skakmat. Andra membaringkan badannya, lalu menepuk jidatnya sendiri dengan keras. “Jadi, gimana?” Sebelah alis Alea terangkat. “Kamu suka beneran kan sama dia?” Andra mengangguk pelan. “Kayaknya sih… iya.” ***

Stasiun radio Seoul High School memiliki program baru: Listen to Your Story. Konsep program tersebut adalah memutarkan lagu berdasarkan curhatan pendek pilihan yang telah dikirimkan para pendengar ke email klub broadcast. Pada siaran perdananya, klub program Listen to Your Story menyiarkan sebelas lagu berdasarkan sebelas curhatan yang telah dipilih. Sebelas lagu yang terdengar ke seluruh penjuru sekolah. Sebelas lagu yang mewakili kisah milik tujuh orang siswa dan empat orang siswi yang mengalami pahit-manis kisah cinta pada masa remaja. Dengarkan kisahmu.

Orang bilang jatuh cinta itu gak butuh alasan. Tapi bagi gue seluruh hal di dunia ini punya alasan, mulai dari hal yang paling sederhana sampe ke sesuatu yang serumit masalah cinta. Disinilah gue sekarang, sibuk mencari-cari alasan kenapa gue bisa suka sama Kim Jaehwan.

Kirei Syahira dan Januari Pratista lahir di tanggal dan tempat yang sama. Keduanya berteman sejak kecil karena bertetangga. Masa kecil mereka penuh kenangan indah, hingga suatu hari Ari yang ceria berubah menjadi pendiam. Ari bahkan berpikir untuk meninggalkan Kirei setelah gadis itu berumur 18 tahun. Untung saja ada Gevin, cowok itu sudah naksir Kirei sejak lama. Ari berniat menitipkan Kirei pada Gevin. Misi Ari menjauhi Kirei pun dimulai. Tapi pertanyaan itu muncul, apa Ari benar-benar rela melepas Kirei untuk cowok lain? Padahal di hatinya mulai ada perasaan tak biasa yang mulai bermekaran.

Suara Hatimu merupakan kompilasi cerita pendek yang diangkat dari curhatan pembaca setia Cabaca serta follower media sosial Cabaca. Ditulis oleh tim redaksi Cabaca secara bergantian setiap minggunya. Setiap cerita yang ditulis benar-benar pernah terjadi dan dialami.Mari turut mengalami kisah orang lain. Mari menyelami. Ingin mengirimkan curahan hatimu juga? Ikuti segmen Suara Hatimu setiap malam Minggu di Facebook Cabaca atau Instagram @cabacaapp. Atau boleh submit curahan hatimu di http://bit.ly/SuaraHatimuJangan khawatir, kamu bisa menuliskannya sebagai anonim juga. Sebagai gantinya, kisah yang terpilih akan mendapatkan paket kerang untuk baca novel gratis di Cabaca. :)

“Kamu kan anak IT!” “Masa gitu aja nggak bisa, lulusan IT kan?” Itulah jurus andalan bos gue supaya anak buahnya menuruti semua perintahnya. Ketika lo terjebak dengan seorang Bos Antik yang benar-benar antik dan buta IT, lalu dengan mantan paling menyebalkan sejagat raya. Kehidupan seorang anak IT nggak semudah itu. Dan ya ini hidup gue. Hidup seorang Karangdita Arjeta yang kalau kalian baca pasti kerjaannya nyebut mulu.

Bagi Nuna, pacaran itu harusnya dengan orang yang kita sayangi dan menyayangi kita. Tapi Arga, cowok paling menyebalkan di matanya, tiba-tiba mengumumkan ke seantero sekolah kalau mereka pacaran. WHAT? Jangankan pacaran, suka aja enggak.

Percayalah, bisa melihat hantu bukanlah sesuatu yang keren. Buktinya, Park Soo Yeon selalu kerepotan. Dia bahkan sampai dicap manusia aneh oleh teman-temannya. Soo Yeon yang tidak tahan akhirnya pindah sekolah, berharap kehidupannya berubah menjadi normal layaknya gadis berumur tujuh belas tahun lainnya. Sampai dia berakting masa bodoh dan pura-pura tidak bisa melihat hantu ketika mereka berada di dekatnya. Siapa sangka, gadis itu malah bertemu dengan hantu yang unik dan hantu itu hilang ingatan. Dengan bantuan teman-temannya, Soo Yeon berusaha menyatukan kepingan-kepingan puzzle tentang hantu itu. Namun ternyata melakukannya tidak semudah yang dia bayangkan. Mampukah Soo Yeon mengumpulkan semua puzzle yang berserakan?
Novel remaja adalah genre sastra yang secara khusus ditujukan untuk audiens remaja, menggali tema-tema yang relevan dengan masa transisi ini. Berikut ini akan dipaparkan apa yang dimaksud dengan novel remaja, mengapa genre ini penting, serta bagaimana hal itu dapat memberikan manfaat yang berharga bagi para pembaca Indonesia.
Novel remaja adalah karya sastra yang dirancang khusus untuk pembaca remaja, yang biasanya berusia antara 12 hingga 18 tahun. Genre ini memusatkan perhatian pada pengalaman dan perjuangan remaja, mengeksplorasi tema-tema seperti pertemanan, cinta, identitas diri, keluarga, dan pertumbuhan pribadi. Kisah-kisah dalam novel remaja sering kali berpusat pada karakter remaja yang berjuang melalui tantangan-tantangan dan mencari jati diri mereka.
Novel remaja atau yang juga dikenal dengan novel teenlit tentu berbeda dengan novel dewasa. Berikut ini merupakan karakteristik novel remaja ataupun ciri-ciri novel remaja yang perlu calon penulis ketahui.
Salah satu ciri khas novel remaja adalah adanya protagonis yang berusia remaja, yang mengalami perkembangan dan pertumbuhan selama alur cerita. Karakter-karakter ini seringkali menghadapi konflik dan dilema yang khas bagi usia mereka, seperti menjalani hubungan pertama, menghadapi tekanan sekolah, atau menemukan identitas mereka sendiri.
Penulisan dalam novel remaja biasanya menggunakan bahasa dan gaya yang sesuai dengan cara berpikir dan berbicara para remaja. Bahasa yang digunakan cenderung lebih sederhana dan mudah dimengerti sehingga membantu pembaca muda untuk terhubung dengan cerita dengan lebih baik.
Novel remaja sering kali mengangkat tema-tema yang relevan dengan kehidupan sehari-hari para remaja, seperti persahabatan, percintaan, konflik keluarga, dan tekanan sosial. Ini membuat pembaca dapat merasakan empati dan terhubung dengan cerita serta karakter-karakternya.
Meskipun biasanya menghibur, novel remaja juga sering menyelipkan pesan-pesan moral dan pembelajaran yang penting bagi pembaca muda. Kisah-kisah ini seringkali mengajarkan nilai-nilai seperti kejujuran, persahabatan, kesetiaan, self-love, dan penerimaan diri sendiri.
Kata siapa membaca novel remaja tidak penting? Berikut ini adalah manfaat novel remaja yang bisa diperoleh saat membacanya.
Membaca novel remaja dapat membantu remaja mengatasi tantangan dan pertumbuhan pribadi mereka. Melalui pengalaman karakter-karakter dalam cerita, pembaca dapat belajar mengenai empati, memahami perspektif orang lain, dan menemukan kekuatan dalam menghadapi masalah.
Novel remaja membantu meningkatkan keterampilan literasi pada remaja, termasuk keterampilan membaca, memahami teks, dan menganalisis cerita. Ini merupakan modal penting untuk kesuksesan akademis dan profesional di masa depan.
Membaca novel remaja tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memberikan hiburan yang bermakna. Dengan merenungkan tema-tema yang diangkat dalam cerita, pembaca dapat menemukan inspirasi, refleksi, dan pemahaman baru tentang dunia di sekitar mereka.
Novel remaja adalah genre sastra yang penting dan bermakna bagi pembaca muda. Dengan mengeksplorasi tema-tema yang relevan dengan kehidupan remaja, novel remaja dapat membantu pembaca muda mengatasi tantangan, mengembangkan keterampilan, dan menemukan hiburan yang bermakna. Jadi, ambillah waktu untuk menjelajahi genre yang menarik ini dan nikmati manfaatnya yang berlimpah dalam perjalanan literasi kamu. Cari novel teenlit terbaru, hanya di aplikasi Cabaca.